Love Letter

Oh, cinta. Sebuah perasaan yang mampu membawaku seakan terbang melayang tanpa sebab yang aku mengerti. Aku ingat bagaimana diriku ketika jatuh cinta dan bagaimana hari-hariku terasa sangat indah saat itu. Bila ada satu hal yang aku inginkan terjadi terus menerus dalam hidupku maka aku akan meminta untuk terus jatuh cinta setiap hari. Tapi bukan hal itu yang ingin aku bahas disini karena aku ingin membantumu lebih pintar dalam kehidupan percintaanmu. Aku tahu kamu pasti tidak ingin kecewa. Jadi yang ingin aku bahas pada tulisan ini adalah bagaimana cara membedakan perasaan cinta dengan perasaan sayang.

Agar kita sama-sama memiliki dasar pemikiran yang sama pertama mari kita samakan pengertian kita tentang cinta dan sayang.

cinta /cin·ta/ a 1 suka sekali; sayang benar: orang tuaku cukup – kepada kami semua; – kepada sesama makhluk; 2 kasih sekali; terpikat (antara laki-laki dan perempuan): sebenarnya dia tidak – kepada lelaki itu, tetapi hanya menginginkan hartanya; 3 ingin sekali; berharap sekali; rindu: makin ditindas makin terasa betapa – nya akan kemerdekaan; 4 kl susah hati (khawatir); risau: tiada terperikan lagi – nya ditinggalkan ayahnya itu;

sayang /sa·yang/ a kasih sayang (kepada); cinta (kepada); kasih (kepada); 2 v sayang akan (kepada); amat suka akan (kepada); mengasihi; mencintai: tiada Ibu yang tidak – kepada anaknya; 3 n cak kekasih; jantung hatiku: aduhai, –;

Jadi menurut KBBI cinta aritinya adalah sayang dan sayang adalah cinta. Eh… tunggu dulu. Ini artinya kalau cinta dan sayang adalah sebuah sinonim dan manapun yang kita gunakan berarti sama. Kalau cinta dan sayang adalah hal yang sama berarti kita tidak perlu mencoba untuk memisahkan hal itu. Namun aku yakin beberapa orang enggan untuk melakukan itu karena merasa seperti ada yang salah dengan melakukan itu. Pernah aku berdiskusi soal ini dengan teman dan dia berkata bahwa cinta adalah perasaan yang terbentuk kepada lawan jenis sedangkan sayang itu lebih seperti perasaan orang tua dan anak.

Aku paham bahwa orang tua itu adalah orang yang sangat berarti dalam kehidupan kita dan tidak mungkin kita menggunakan kata “cinta” untuk menggambarkan perasaan ke kita kerena kata “cinta” dalam pikiran kita memiliki asosiasi yang sangat tinggi dengan seksualitas. Namun karena faktanya bahwa cinta dan sayang itu sinonim maka hal yang benar adalah memisahkan hubungan antara cinta dan seksualitas. Jadi pesan yang ingin aku sampaikan disini adalah cinta itu adalah perasaan fundamental yang indah dan luar biasa. Namun sayang sekali kita sering mengotorinya dengan seks yang biasanya kita membayangkannya cukup liar dan jorok. Mungkin dengan ini kita akan mampu mendapatkan merasakan cinta/sayang dengan lebih baik